<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>here's my grumbles go</title>
	<atom:link href="http://icetea.dagdigdug.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://icetea.dagdigdug.com</link>
	<description>Just another dagdigdug.com weblog</description>
	<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 22:01:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Akhir-akhir ini :p</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/10/bestfriend/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/10/bestfriend/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 22:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/10/bestfriend/</guid>
		<description><![CDATA[Sebenernya banyak cerita sih, yah berhubung udah lama gak ngupdate blog lagi,,ihihi. Tapi sepertinya akan menceritakan yang terakhir terjadi aja, tentang persahabatan dan pengendalian emosi :p (Lagi sotoy nih kayanya,,haha)
Hum, Sahabat?? Bukankah sahabat itu teman berbagi suka-duka, teman penghibur hati yang sedang bimbang, sedih, dan ketika merasa terbuang? (lebay :p), sekaligus teman yang bersedia berbagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenernya banyak cerita sih, yah berhubung udah lama gak ngupdate blog lagi,,ihihi. Tapi sepertinya akan menceritakan yang terakhir terjadi aja, tentang persahabatan dan pengendalian emosi :p (Lagi sotoy nih kayanya,,haha)</p>
<p>Hum, Sahabat?? Bukankah sahabat itu teman berbagi suka-duka, teman penghibur hati yang sedang bimbang, sedih, dan ketika merasa terbuang? (lebay :p), sekaligus teman yang bersedia berbagi kebahagiaannya? Apakah salah jika seorang sahabat mengingatkan kesalahan sahabatnya sendiri?</p>
<p>Sekarang ini sedang menunggu sahabat yang sedang marah untuk meredam emosinya dan mulai berpikir kenapa kita semua melakukan itu. Saya pribadi tidak ingin dy menjauh dari kita, hanya ingin dy tidak dibenci oleh semuanya. Mungkin dy sendiri tidak mengetahui kalau selama ini semua yang dy kira baik-baik saja ternyata enggak, banyak yang dipendam oleh sahabat lainnya. Hiks, saya tidak ingin dy dibencii makanya kita melakukan hal itu, maafkan saya kalau cara kita kurang baik. Tapi menurut saya pribadi sih, itu cara yang baik karena dy pun sering melakukan itu kalau yang lain memiliki kesalahan :p. Yaa, sekarang cuma bisa berdoa semoga persahabatan itu tetap seperti adanya dan membuat masing-masing dari kita menjadi diri yang lebih baik lagi <img src='http://icetea.dagdigdug.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>~tadinya mau cerita panjang, tapi kayanya ko merasa tidak harus dijabarkan disini yaa :p</p>
<p>Oh iya, sekarang ini saatnya fokus, hihi..Berniat menyerah pada salah satu hal yang sedang diikuti sekarang, mudah-mudahan dengan itu bisa jadi lebih fokus. Harus bisa&#8230;!!!!!!!!!! (sepuluh pentung :p) ohoho</p>
<p>Yak, sekarang jadinya ikutan Indonesia Berprestasi aja :p</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=100&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_100" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/10/bestfriend/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Say what you do</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/07/say-what-you-do/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/07/say-what-you-do/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 16:35:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/07/say-what-you-do/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat&#8221;
(Ash-Shaff:2-3)
:p
~saya pun masih belajar untuk tidak seperti itu (mengatakan apa yang tidak diperbuat)
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat&#8221;</p>
<p>(Ash-Shaff:2-3)</p>
<p>:p</p>
<p>~saya pun masih belajar untuk tidak seperti itu (mengatakan apa yang tidak diperbuat)</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=99&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_99" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2010/03/07/say-what-you-do/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia kehidupan?</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/08/rahasia-kehidupan/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/08/rahasia-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 11:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/08/rahasia-kehidupan/</guid>
		<description><![CDATA[Hum,,sekali-sekali cerita panjang,,hehe
Kayanya ini cerita juga udah sering didenger juga sih..
Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru ngaji, “Ustad, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.” Sang Ustad pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.” “Tidak Ustad, saya tidak sakit. Saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hum,,sekali-sekali cerita panjang,,hehe</p>
<p>Kayanya ini cerita juga udah sering didenger juga sih..</p>
<p>Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru ngaji, “Ustad, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati.” Sang Ustad pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.” “Tidak Ustad, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”</p>
<p>Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Ustad meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”</p>
<p>Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita menginginkan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Resistensi kita, penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Yang namanya usaha, pasti ada pasang-surutnya. Dalam hal berumah-tangga,bentrokan-bentrokan kecil itu memang wajar, lumrah. Persahabatan pun tidak selalu langgeng, tidak abadi. Apa sih yang langgeng, yang abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita.</p>
<p>“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.” demikian ujar sang Ustad.</p>
<p>“Tidak Ustad, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” pria itu menolak tawaran sang Ustad.</p>
<p>“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”</p>
<p>“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”</p>
<p>“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah botol diminum malam ini, setengah botol lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”</p>
<p>Giliran dia menjadi bingung. Setiap Ustad yang ia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.</p>
<p>Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Ustad edan itu. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.</p>
<p>Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!</p>
<p>Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yang terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”</p>
<p>Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”</p>
<p>Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.</p>
<p>Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu stres karena perilaku kami semua.”</p>
<p>Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?<br />
” Ya Allah, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Allah. Aku takut sekali jika aku harus meninggalkan dunia ini ”.</p>
<p>Ia pun buru-buru mendatangi sang Ustad yang telah memberi racun kepadanya. Sesampainya dirumah ustad tersebut, pria itu langsung mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Karena ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia menjadi hidup kembali.</p>
<p>Melihat wajah pria itu, rupanya sang Ustad langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang ustad pun berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”</p>
<p>Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Ustad, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Ah, indahnya dunia ini……</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=96&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_96" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/08/rahasia-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>why can&#8217;t i divide this thought</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/04/why-cant-i-divide-this-thought/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/04/why-cant-i-divide-this-thought/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 05:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/04/why-cant-i-divide-this-thought/</guid>
		<description><![CDATA[Huhuh,,salah sendiri tidak bisa membagi pikiran.
Hanya bisa terfokus dengan satu kegiatan&#8230;
Tapi ayo terus semangat..Tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin..
Yosh..
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Huhuh,,salah sendiri tidak bisa membagi pikiran.</p>
<p>Hanya bisa terfokus dengan satu kegiatan&#8230;</p>
<p>Tapi ayo terus semangat..Tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin..</p>
<p>Yosh..</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=94&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_94" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2010/01/04/why-cant-i-divide-this-thought/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mati sayah</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/02/mati-sayah/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/02/mati-sayah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 08:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/02/mati-sayah/</guid>
		<description><![CDATA[Mati.mati.mati.mati.mati.mati.
Orang super, super, super-duper nekat banget si,,uhuhu&#8230;
Berbagi
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mati.mati.mati.mati.mati.mati.</p>
<p>Orang super, super, super-duper nekat banget si,,uhuhu&#8230;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=93&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_93" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/02/mati-sayah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>hoy,stop talking about&#8230;</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/01/hoystop-talking-about/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/01/hoystop-talking-about/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 09:43:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/01/hoystop-talking-about/</guid>
		<description><![CDATA[Yah,,memang dah rahasia umum sih buat temen smp n sma gw, tapi please,,itu kan udah lama banget, jangan diomongin lagi lah.
Agak BT kalo ada orang yang ngomongin hal itu lagi. Gw sekarang udah berubah cuy (mudah-mudahan,,wekekek), at least menuju perubahan yang lebih baik. So, jangan ngomongin hal itu lagi dunk. Denger hal kecil yang nyambung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yah,,memang dah rahasia umum sih buat temen smp n sma gw, tapi please,,itu kan udah lama banget, jangan diomongin lagi lah.</p>
<p>Agak BT kalo ada orang yang ngomongin hal itu lagi. Gw sekarang udah berubah cuy (mudah-mudahan,,wekekek), at least menuju perubahan yang lebih baik. So, jangan ngomongin hal itu lagi dunk. Denger hal kecil yang nyambung aja jadi males lho..hee</p>
<p>~weleh, gw ngomong apa yaa?? : s</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=92&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_92" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2009/12/01/hoystop-talking-about/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tekad itu semakin mantap :p</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/28/tekad-itu-semakin-mantap-p/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/28/tekad-itu-semakin-mantap-p/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 05:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/28/tekad-itu-semakin-mantap-p/</guid>
		<description><![CDATA[Tekad apa yah,,hihihi
Yang jelas tekad itu terpikirkan sejak kelas 1 SMA, sejak mengetahui alasannya  dan setelah membaca buku Aisyah Putri. Sering juga berdoa agar tekad itu benar-benar terwujud dan meminta agar tetap dijaga. Banyak hal yang membuat tekad itu sedikit demi sedikit luntur. Karena lingkungan dan juga karena belum mau melepaskan sesuatu.   Sempat beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tekad apa yah,,hihihi</p>
<p>Yang jelas tekad itu terpikirkan sejak kelas 1 SMA, sejak mengetahui alasannya  dan setelah membaca buku Aisyah Putri. Sering juga berdoa agar tekad itu benar-benar terwujud dan meminta agar tetap dijaga. Banyak hal yang membuat tekad itu sedikit demi sedikit luntur. Karena lingkungan dan juga karena belum mau melepaskan sesuatu.   Sempat beberapa kali tekad itu luntur, tapi alhamdulillah sampai sekarang masih tetap dijaga olehNya..</p>
<p>Sekarang, banyak hal yang membuat tekad itu tumbuh lagi, bahkan mungkin jadi semakin mantap, ehehe. Karena ada beberapa kejadian yang meyakinkan gw kalau gw ternyata masih dijaga olehNya, karena sekarang akhirnya bisa melepaskan sesuatu itu, karena nasehat dari seorang sahabat dan karena baca buku SASM, tekad itu jadi semakin mantap :p.</p>
<p>Yup, insyaAllah kali ini semakin mantap n gak gampang luntur lagi, semoga saja.. ehehe</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=90&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_90" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/28/tekad-itu-semakin-mantap-p/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mulai lagi dari nol&#8230;</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/24/mulai-lagi-dari-nol/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/24/mulai-lagi-dari-nol/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 14:40:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/24/mulai-lagi-dari-nol/</guid>
		<description><![CDATA[Hum,ingin menapaki jalan itu lagiii,jalan yang dulu hampir dihampiri tapi dilewatkan begitu sajah hoho..
Huaah,,rindunya keadaan itu dan akhirnya sekarang bisa merasakan lagi hehe.. Tapi rasanya sekarang bisa lebih mendalam,,amiiieen,,mudah-mudahan kali ini diberikan keteguhan hati dan bisa lebih istiqomah :p&#8230;
Kenapa dulu gk bisa punya semangat kaya sekarang yah?? Apa karena dulu itu pikirannya masih labil yah,,hum.. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hum,ingin menapaki jalan itu lagiii,jalan yang dulu hampir dihampiri tapi dilewatkan begitu sajah hoho..</p>
<p>Huaah,,rindunya keadaan itu dan akhirnya sekarang bisa merasakan lagi hehe.. Tapi rasanya sekarang bisa lebih mendalam,,amiiieen,,mudah-mudahan kali ini diberikan keteguhan hati dan bisa lebih<span style="text-decoration: underline"> isti</span>qomah :p&#8230;</p>
<p>Kenapa dulu gk bisa punya semangat kaya sekarang yah?? Apa karena dulu itu pikirannya masih labil yah,,hum.. Atauuu dulu itu agak lebih karena terpaksa kali yah,,bukan murni kemauan sendiri hehe. Tapi sekarang? kenapa sekarang bisa semangat lagi yah? Dan kenapa sekarang tiba-tiba aja niat itu muncul yah?</p>
<p>Ah, gak penting deh,,yang penting sekarang bisa semangat lagi,,bisa mulai semua lagi dari nol. Belajar lagi dari nol. Usahain semuanya dari nol. Mari terus memperbaiki diri kitaaa,,hoho. Gak ada kata terlambat dalam belajar kan??huehuehue</p>
<p>Tapi semua itu akan percuma kalo cuma diomongin doank,,mari direalikasikan,,hoho. Niat udah bagus tapi akan jadi percuma klo gak ada actionnya.. So,,ayo isti jangan cuma niat n omongan doank, ayo-ayo realisasikan semuanyaah&#8230; :p</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=88&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_88" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/24/mulai-lagi-dari-nol/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Harus dipercepat</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/23/harus-dipercepat/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/23/harus-dipercepat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 05:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/23/harus-dipercepat/</guid>
		<description><![CDATA[Huaah,,gak kerasa udah tanggal segini ajah.
Mesti mempercepat langkah, kerjanya harus punya akselerasi lebih lagi nih biar lancar. Hayo,,hayo,,tetep semangat ah..
Yosh (gym) &#8211;Huahua,,tapi hari ini gw udah pusing,,dudul..&#8211; :p
Ah, tapi di samping itu jadi gak enak nih ma sempay..Bukan maksud hati untuk gak latihan dan melanggar janji,tapi bener-bener mau ngurusin masalah ini dulu,huhu. Masalah hidup dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Huaah,,gak kerasa udah tanggal segini ajah.</p>
<p>Mesti mempercepat langkah, kerjanya harus punya akselerasi lebih lagi nih biar lancar. Hayo,,hayo,,tetep semangat ah..</p>
<p>Yosh (gym) &#8211;Huahua,,tapi hari ini gw udah pusing,,dudul..&#8211; :p</p>
<p>Ah, tapi di samping itu jadi gak enak nih ma sempay..Bukan maksud hati untuk gak latihan dan melanggar janji,tapi bener-bener mau ngurusin masalah ini dulu,huhu. Masalah hidup dan matii,,ahaha. Eheum, tapi emang pas banget sih waktunya, kita bener-bener lagi mau ngurusin masalah hidup dan mati itu dulu. Tapi karena itu malah jadi jarang latihan (padahal udah disuruh mulu) terus jadinya keliatannya kaya janjian n maen mulu. Padahal sekarang aja kita beneran gak pernah maen n jalan2 lagi. Sama jarangnya kaya jarang latihan,huhu. Ngerasa bersalah n gak enak, tapi masalah ini bener-bener gak bisa ditinggalin, tinggal sebulan lagi nih,huaaaa&#8230;</p>
<p>~kalo lagi gak semangat emang paling enak itu mengingat-ingat tujuan awal kita yah biar semangatnya balik lagi..ehehe..~</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=87&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_87" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/23/harus-dipercepat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim</title>
		<link>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/21/saksikan-bahwa-aku-seorang-muslim/</link>
		<comments>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/21/saksikan-bahwa-aku-seorang-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 01:59:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>icetea</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/21/saksikan-bahwa-aku-seorang-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[
Hadiah dari seorang sahabat. Beribu terima kasih kepadanya&#8230;
Sungguh merupakan buku yang bagus. *two thumbs up*
Sangat menyentuh dan menginspirasi.
Menjadi semakin kagum pada Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali yang kesemuanya memberikan warna yang berbeda di keimanannya.
Kagum pada Abu Bakar Ash Shiddiq yang selalu teguh untuk yakin pada apa yang berasal dari sisi Allah.
Kagum pada Umar Al [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://icetea.dagdigdug.com/files/2009/10/saksikan-aku-seorang-muslim.jpg"><img class="size-full wp-image-85 alignleft" src="http://icetea.dagdigdug.com/files/2009/10/saksikan-aku-seorang-muslim.jpg" alt="saksikan aku seorang muslim" width="144" height="200" /></a></p>
<p>Hadiah dari seorang sahabat. Beribu terima kasih kepadanya&#8230;</p>
<p>Sungguh merupakan buku yang bagus. *two thumbs up*</p>
<p>Sangat menyentuh dan menginspirasi.</p>
<p>Menjadi semakin kagum pada Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali yang kesemuanya memberikan warna yang berbeda di keimanannya.</p>
<p>Kagum pada Abu Bakar <em>Ash Shiddiq</em> yang selalu teguh untuk yakin pada apa yang berasal dari sisi Allah.</p>
<p>Kagum pada Umar <em>Al Faruq</em> yang selalu jujur. Jujur pada dirinya, pada manusia, dan pada Allah.</p>
<p>Kagum juga pada Utsman <em>Dzun Nurain</em> yang pemalu. Malu pada manusia dan pada Allah.</p>
<p>Dan kagum pada Ali atas keceriaannya..</p>
<p>Banyak juga sosok-sosok lain yang membuat kagum dan menginspirasi.</p>
<p>&#8211;Menjadi muslim adalah menjadi kain putih. Lalu Allah mencelupnya menjadi warna ketegasan, kesejukan, keceriaan, dan cinta, rahmat bagi semesta alam.&#8211;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://icetea.dagdigdug.com/?p=86&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_86" class="akst_share_link">Berbagi</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://icetea.dagdigdug.com/2009/10/21/saksikan-bahwa-aku-seorang-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
